Tuesday, July 5, 2011

Menyingkap 1001 Hikmah Shalat Subuh

“Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya” Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya; dan kalau jelek, maka jeleklah seluruh amalnya. Bagaimana mungkin seorang mukmin mengharapkan kebaikan di akhirat, sedang pada hari kiamat bukunya kosong dari shalat Subuh tepat waktu?


“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim]


Shalat Subuh memang shalat wajib yang paling sedikit jumlah rakaatnya; hanya dua rakaat saja. Namun, ia menjadi standar keimanan seseorang dan ujian terhadap kejujuran, karena waktunya sangat sempit (sampai matahari terbit)


Ada hukuman khusus bagi yang meninggalkan shalat Subuh. Rasulullah saw telah menyebutkan hukuman berat bagi yang tidur dan meninggalkan shalat wajib, rata-rata penyebab utama seorang muslim meninggalkan shalat Subuh adalah tidur.


“Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, ‘Nikmatilah malam yang panjang ini’. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua. Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas”.


“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan (waktu Isya’ dan Subuh) menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat” [HR. Abu Dawud, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]


Allah akan memberi cahaya yang sangat terang pada hari kiamat nantinya kepada mereka yang menjaga Shalat Subuh berjamaah (bagi kaum lelaki di masjid), cahaya itu ada dimana saja, dan tidak mengambilnya ketika melewati Sirath Al-Mustaqim, dan akan tetap bersama mereka sampai mereka masuk surga, Insya Allah.


“Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh tujuh kali lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh”. “Kemudian naiklah para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya kepada mereka - padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka - ‘Bagaimana hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga’. ” [HR Al-Bukhari]


Sedangkan bagi wanita - walau shalat di masjid diperbolehkan - shalat di rumah adalah lebih baik dan lebih banyak pahalanya, yaitu yang mengerjakan shalat Subuh pada saat para pria sedang shalat di masjid. Ujian yang membedakan antara wanita munafik dan wanita mukminah adalah shalat pada permulaan waktu.


“Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi dan Ibnu Majah]


Banyak permasalahan, yang bila diurut, bersumber dari pelaksanaan shalat Subuh yang disepelekan. Banyak peristiwa petaka yang terjadi pada kaum pendurhaka terjadi di waktu Subuh, yang menandai berakhirnya dominasi jahiliyah dan munculnya cahaya tauhid. “Sesungguhnya saat jatuhnya adzab kepada mereka ialah di waktu Subuh; bukankah Subuh itu sudah dekat?” (QS Huud:81)


Rutinitas harian dimulainya tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh. Seluruh urusan dunia seiring dengan waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia.


“Jika kamu menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS Muhammad : 7)



Deddy Hidayat


“Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (QS Al-Hajj:40)


TIPS MENJAGA SHALAT SUBUH :


1. Ikhlaskan niat karena Allah, dan berikanlah hak-hak-Nya

2. Bertekad dan introspeksilah diri Anda setiap hari

3. Bertaubat dari dosa-dosa dan berniatlah untuk tidak mengulangi kembali

4. Perbanyaklah membaca doa agar Allah memberi kesempatan untuk shalat Subuh

5. Carilah kawan yang baik (shalih)

6. Latihlah untuk tidur dengan cara yang diajarkan Rasulullah saw (tidur awal; berwudhu sebelum tidur; miring ke kanan; berdoa)

7. Mengurangi makan sebelum tidur serta jauhilah teh dan kopi pada malam hari

8. Ingat keutamaan dan hikmah Subuh; tulis dan gantunglah di atas dinding

9. Bantulah dengan 3 buah bel pengingat(jam weker; telpon; bel pintu)

10. Ajaklah orang lain untuk shalat Subuh dan mulailah dari keluarga


Jika Anda telah bersiap meninggalkan shalat Subuh, hati-hatilah bila Anda berada dalam golongan orang-orang yang tidak disukai Allah untuk pergi shalat. Anda akan ditimpa kemalasan, turun keimanan, lemah dan terus berdiam diri.



SALAM UKHUWAH FILLAH

Friday, June 17, 2011

Luahan Hati Seorang Lelaki..........

Kami sulit menahan pandangan mata kami
ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan Allah
kecantikan dan postur yand ideal,
kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian,
kerana itu lebarkanlah serta longgarkanlah pakaian kalian
dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan kerudung yang membentang.

Kami sulit menahan pendengaran kami
ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah
suara yang merdu dengan irama yang mendayu
kerana itu tegaskanlah suara kalian
tatkala berbicara di berhadapan dengan kami
dan berbicaralah seperlunya sahaja.

Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian,
ketika kalian dapat menjadi
tempat untuk dicurahkan segala isi hati kami,
waktu luang kami kadangkala akan sering terisi
oleh bayangan-bayangan kalian,
kerana itu janganlah kalian membiarkan kami
menjadi curahan hati bagi kalian

Kami tahu kami insan lemah
bila harus berhadapan dengan kalian,
kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh
hanya dengan senyum kalian,
hati kami akan bergetar
ketika mendengar dan melihat kalian menangis.


Sungguh ALLAH telah memberikan amanah terindah kepada kalian,
maka jagalah amanah itu
jangan sampai ALLAH murka dan memberikan keputusan-Nya.


Maha Besar dan Maha Suci Allah yang tahu
akan kelemahan hati kami ini,
hanya dengan ikatan yang suci dan yang diredhai-NYA,
kalian akan menjadi halal bagi kami.

"Lalu apa yang telah aku lakukan selama ini..YA Rabb, ampunilah daku.
Untuk setiap pandangan yang tak terjaga,
untuk iman yang tak dipelihara,
lisan yang merayu dan hati yang tak terhijab,


Ya Rabb, Engkaulah mengawasi kami setiap detik,
kerana kasih sayangMu ya Allah kepada kami,
Engkau perintahkanlah malaikan silih berganti
menemani kami siang dan malam
agar iman kami dapat dijaga.

copy dari akhi  Mohamad Fadzlanshah.

PESAN DAN KATA HIKMAH DARI IMAM AL-GHAZALI

oleh Zubair IbnuAwwam As-Sabah pada pada 16hb Jun 2011 pukul 8.18 ptg

ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Dalam Al-Ihya menulis:
Dalam diri manusia terdapat 4 sifat:

1. Rabbaniyah (ketuhanan)

2. Bahimiyah (kebinatangan)

3. Syaithaniyah (kesyaitanan)

4. Sabiyah (kebuasan)

Sahabatku sekalian yang di rahmati Allah.
Jika sifat Rabbaniyahnya berhasil mengendalikan ketiga sifat yang lain,

maka akan timbul sifat-sifat terpuji dan baik seperti:

• Zuhud

• Wara’

• Takwa

• Malu

• Jujur dan Amanah

• Berani dalam kebenaran

• Dermawan

• Sabar dengan ujian

• Suka menolong

• Tahan menderita

• Suka memaafkan

• Teguh pendirian

• Mulia atan murah hati

• Pandai atau cerdik

• Selalu ceria (senyum)

• Menjaga kehormatan diri (iffah)

• Cukup dengan apa yang ada (qanaah)

• Tenang Dalam segala perkara.

PESAN BERGUNA IMAM AL-GHAZALI

Yang dekat itu MATI

Yang jauh itu MASA

Yang besar itu NAFSU

Yang berat itu AMANAH

Yang indah itu SOLAT

Yang tajam itu LIDAH

NASIHAT YANG BERGUNA DARI IMAM AL-GHAZALI

Wahai anakku!
Nasehat itu mudah, yang sulit adalah menerimanya; karena terasa pahit oleh hawa nafsu yang menyukai segala yang terlarang. Terutama dikalangan penuntut ilmu yang membuang-buang waktu dalam mencari kebesaran diri dan kemegahan duniawi. Ia mengira didalam ilmu yang tak bersari (bermanfaat ) itulah terkandung keselamatan dan kebahagiaan, dan ia menyangka tak perlu beramal.

Kamu tidak tahu bahwa ketika ada pada seseorang ilmu,
maka ada yang memberatkan Seperti disabdakan Rasulallah :
"Orang yang berat menanggung siksa di hari kiamat ialah orang yang berilmu namun tidak mendapat manfaat dari ilmunya itu."

Wahai anakku!
Berapa malam engkau berjaga guna mengulang-ulangi ilmu, membaca buku, dan engkau haramkan tidur atas dirimu. Aku tak tahu, apa yang menjadi pendorongmu. Jika yang menjadi pendorongmu adalah kehendak mencari materi dan kesenangan dunia atau mengejar pangkat atau mencari kelebihan atas kawan semata,maka malanglah engkau.

Namun jika yang mendorongmu adalah keinginan untuk menghidupkan syariat Rasulallah dan menyucikan budi pekertimu serta menundukkan nafsu yang tiada henti mengajak kepada kejahatan, maka mujurlah engkau.
Benar sekali kata seorang penyair, "Biarpun kantuk menyiksa mata, Akan percuma semata jika tak karena Allah semata-mata".

Wahai anakku!
Hiduplah sebagaimana maumu,namun ingat bahwasanya engkau akan mati. Dan cintailah siapa yang engkau sukai,namun ingat! kau akan berpisah dengannya.Dan berbuatlah seperti yang kau kehendaki, namun ingat! kau pasti akan menerima balasannya.

SUBHANALLAH SEKADAR RENUNGAN DAN AMALKANLAH ♥ SELAMAT BERAMAL ♥

copy dari akhi

Monday, May 30, 2011

Contengan Jalanan





Sekarang nak cerita tentang






Fend....
Tahu tak aku suke ko? Kompem ko tak tahu.... hahaha... tak sangke yep... rancangan gile Chad... kezen ko... kawan baik ko... bawak ko dekat dengan Sang Pencipta. Ko dulu hok solat cukup tak cukup... ko dulu yang masuk masjid time solat Jumaat or time solat raye je... but lepas ko dok negara kanggaru tu seminggu berpuasa kat sane... fuhh.. memang aku tak sangke ko boleh berubah 360 darjah cetu. Ye lah hidayah Allah yang punye.... >^_^<

Negara Australia

"Kau penah dengar 'pub-crawl'?" [Chad]
"Pernah." [Fend]
"Kau tahu tak sekarang ni bulan puasa?" [Fend]
"Aku tak kata pun nak ajak kau pergi pub-crawl ke club-hopping ke apa..." [Chad]
"Dah tu?" [Fend]
"Jom kita buat masjid-hopping. Aku memang dah lama teringin nak buat." [ Chad]
"Wha...?" [Fend]


"Kaifa hal?" [Tok Abdul Qadir]
Alamak! Ah...sudah! Sekali pakcik ni cakap Arab la!

Fend Fender

     Ada yang baru sampai dan tengah solat. Ada yang tengah mengaji. Ada yang tengah membaca (baca apa, entah). Ada yang berbaring seketika. Ada yang duduk berteleku. Apa nama benda tu...
Iktiraf? Bukan...
Ikhlas? Lagi la bukan...
Ik-something...
   Apa ke nama pun term yang orang pakai kalau duduk dalam masjid tu...
 
"Chad?" [Fend]
"Hmm.?" [Chad]
"Apa nama istilah yang orang pakai untuk duduk-duduk di masjid? Kau ingat? Pernah belajar masa SPM." [Fend]
"Iktikaf?" [Chad]
That's the word.

     Dan antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan perbezaan bahasa kamu dan warna kulit kamu. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui. ~ (ar-Ruum:22)

"Chad?" [Fend]
"Hmmm?" [Chad]
"Bila kita nak balik?" [Fend]
Eh? Chad berpaling daripada Deuter. "Baru duduk sini tak sampai sekerat hari dah tanya bila nak balik?" [Chad]

   Fend berkerut muka. Memang lepas tengok 11th Hour tu ada terasa nak ubah perangai jadi elok cikit. Tapi tak ada la pulak rasa nak jadi penunggu masjid!

    Tak sampai  24 jam lagi tempoh duduk sini, tapi benda baharu yaang belajar. SubhanaAllah, dah sampir 1001 macam benda.

    Salah satu yang paling perasan, orang kat sini mesti ada SubhanaAllah, Alhamdulillah, Masya-Allah atau InsyaAllah dalam setiap ayat. Agaknya memang tradisi Arab kot? Dengan aku sendiri pun terikut sekali.

     Lagi satu, kat sini semua orang panggil yang lain 'brother'. Bukan 'brother' as 'lek lu, brader!', tapi 'brother' yang terasa macam lebih...mengikat hati?


Imam Zakariyya menangis tengah solat sebab menghayati maksud bacaan, diri sendiri terasa nak menangis juga - menangis sebab dah rasa nak tumbang badan kerana berdiri lama sangat. Huu...

     That is you, before you go crazy trip with Chad, Irsyad. Bersyukur pada Allah sebab mengerakkan hatimu for go trip with Chad. You better after the trip, you be someone... no more Fender... Dell? Yep that have because your are photografe...

     And how know's that is the last time you go trip with him. Tengah hari time raye, time Chad nak pergi rumah Tok Chu Noh die dilanggar lori... sape sangke kan...

Nampak lori kuali, lori haram tentunya. Kuali mesti patutnya tutup waktu raya.
     Nampak moto Tok Wan terbaring.
     Nampak...
   " Chad!!!"


     "Helleh... nanti aku dah tak ada,  hang nak duk merengek dengan siapa?" [Chad]
     "Lagi aman kau tak ada." Selamba Fend menjawap. "Aidid dengan Nora. Tok aku sorang punya."


     Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran ( seperti ketentuan yang telah tertulis di lohmahfuz sebelum kejadian mreka). Dan perintah Kami (ke atasnya) hanyalah satu perkataan seperti sekelip mata. ~ (al-Qamar: 49-50)

     Kesempatan.
The man who decided to change on the 12th hour dies on the 11th.
     Orang yang tidak berkesempatan. orang yang mati jam kesebelas.
     Kesian.


"Ingat tak masa kenduri Aidid yang aku cakap aku rasa life aku macam tak ada benda yang aku regret kalau tak sempat capai sebelum mati." [Fend]
"Hmm." [Chad]
"Nasib baik aku tak mati lagi sebelum sampai sini." [Fend]
"Kalau mati tak sempat kahwin macam mana?" [Chad]
"Ke situ pulak kau." [Fend]
"Kut la kalau kau rasa kempunan ke kalau mati sebelum sempat kawin." [Chad]
"Rezeki dengan jodoh kat Dia de..." [Fend]
"Tau takpe." [Chad]

"Esok nak balik." [Chad]
"Rasa tak nak balik pun ada." [Fend]
"Seronok duduk sini. Belajar macam-macam. Orang baik-baik." [Fend]
"Lambat-laun kene balik ke dunia realiti juga." [Chad]
"Kadang-kadang rasa macam  apa yang dah jadi ni macam too good to be true pun ada." [Fend]
"Tak pernah terlintas dalam kepala sebelum ni yang aku akan lalui bende-bende macam ni." [Fend]
"Tanda Allah sayang. Tak ka?” [Chad]
"Rasa macam tak nak balik." [Fend]
"Tanggungjawap kita banyak lagi yang tak selesai kat luar tu." [Chad]
"Tanggungjawap pada Dia tu masih ada. Tanggungjawap nak betulkan orang kat luar sana tu agar sedar, pun ada juga. Tanggungjawap nak habiskan studies pun perlu diselesaikan juga. Tanggungjawap ada seribu satu benda kat luar tu yang atas nama kita, tapi tak ada satu pun harganya sia-sia kalau kita pajakkan apa yang kita buat tu atas nama Dia." [Chad]

     Teringat masa kali pertama ditegur Tok Abdul Qadir. Teringat waktu kali pertama disapa Akmal. Teringat kali pertama bersama Bapak Tono. Teringat kali pertama makan baklava. Teringat waktu mendengar Brother Ade bercerita. Teringat bacaan terawih solat oleh Imam Zakariyya. Teringat segalanya.

     Mata terasa pedih tiba-tiba. Akan rindu. Pasti.

"Pengalaman... yang sangat banyak." [Fend]
"Dan kita kena pastikan pengalaman itu tidak sia-sia." [Chad]
"Usaha kita bukan hanya takat sini je nak cari erti eleventh hour tu." [Chad]
"Hmm." [Fend]
"Kita sambung kat Malaysia, InsyaAllah." [Chad]
"Tok dengan Tok Wan mesti seronok la tengok cucu dia balik dah tak asyik baca qul huwallah je tiap kali solat." [Chad]

     Bibir tanpa dipaksa mengukir senyuman. Tanpa gula. Tapi garis lengkung itu masih ada.

     Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan bersungguh-sungguh sedang ia adalah Mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik. ~(al-Israa':19)


bersambung.....

Friday, May 6, 2011

-Syair kematian-

copy from: Azwar Momoi

Hidup sunyi sebatang kara papa kedane,
Dlm kotak gelap gelita tiada cahaye,
Paluan petir munkar dan nankir bergema ,
Xde kudrat xde amalan nk jwb guane?

Pagi ptg siang malam takde beze,
Xde tv xde tenet xde anime,
Nangis nyesal takut, dan taubat diminte,
Ape kn daya mase tu x laku doh seme

Ingat2 pikir2 sehari hari,
Kita duduk dlm kubur seorang diri,
Jika hidup kita cari harta jenuh,
Jadi mayat tggu masuk dlm tanoh.

setiap hari kubur menyeru manusia sebanyak 5 kali :-
1. Aku rumah yang terpencil,maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu,bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa,maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir,maka banyaklah bacaan
"Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah", supaya kamu dapat jawapan kepadanya.

Saturday, March 26, 2011

Titik Pengakhiran

WARKAH CINTA BERBAU SYURGA

Oleh Qalam Hazin

Ini adalah catatan hati. Ditulis daripada hati menggunakan bahasanya. Sebelum ia mengetuk minda, biarlah ia berteleku di jiwa dahulu. Agar tenangnya bersimpuh dan damainya melingkar. Kala ini kamarku sepi dan kalimantang menyala renang di atas ubunku. Dengan puntung jejari ini aku menaip sesuatu buat tatapan minta. Benar! Malam sudah larut amat, subuh juga dalam perjalanan. Pantas, aku mengambil masa yang panjang mencatatkan sesuatu buat kalian. Kuharap ianya boleh disimpan untuk dibaca oleh orang-orang selepas kalian.

Benar! Kita bukan nabi ataupun rasul, kita tidak maksum. Kita tidak sunyi dari kekurangan dan kesilapan . Setiap perkataanku juga mungkin merencitkan kesalahan. Ampun kupinta jika ia melukakan. Tetapi, kucuba sedayanya untuk menulis apa yang baik.

Bukan niatku untuk menghina atau menjatuhkan sesiapa. Tetapi aku sekadar mahu berkongsi apa yang baik. Tidak pernah aku mahu menyakiti sesiapa. Lantaran hatiku merah juga. Jika dikelar akan terluka, jika terguris akan tercalar juga.  Aku juga manusia dan darahku merah serupa. Malah aku juga punya nyawa, akan mati juga suatu masa dan jika dosa kubawa pergi... bukankah malang nasibku di sana? Ampunkan aku... moga tuhan mengampuni kalian.

Kalian tentu sedar bahawa kita semua ada permulaan. Kita semua dilahirkan ke dunia ini. Ketika itu kita semua dalam keadaaan jahil, tidak berdaya dan lemah. Kurang segala-galanya. Alam yang menyambut kita pantas akan menyatakan. 'Jika mahu hidup di atasku, kamu harus sabar. Jika mahu impian yang sederhana, kamu tidak perlu berbuat banyak. Jika kamu mahu mencapai impian yang besar, kamu harus berjuang. Jika kamu mahu dunia menerimamu, maka kamu harus menjadi luar biasa dan berbeza.

Bererti, hidup manusia berbeza-beza dengan kadar ujian. Jika berat tekanan, dia akan menjadi lebih berkualiti. Itulah sunah kehidupan.

BERSAMBUNG...

27/3/11 [ tarikh ana tulis bukan tarikh Qalam Hazin tulis] >^_^<

Lalu diperuntukkan tempoh waktu untuk kita mengejar mimpi. Jika kita mahu mengejar suatu yang besar, kita akan diberikan ujian. Ketika itu, jiwa diusik, hati tertekan, fikiran dibentak, perasaan akan memberontak. Itulah proses, untuk meraih kebijaksanaan, kematangan dan ketabahan. Ia akan memakan waktu untuk bergantung kepada 'cara' dan 'persepsi' yang mampu menyelamatkan daripada huru-hara ini. Selepas itu, kita akan lahir sebagai manusia baharu yang memiliki suatu nilai yang baharu. Pilihan di tangan kita untuk memilih 'cara' dan 'persepsi' dalam setiap proses.

Begitu juga soal membentuk kemahiran. Jika mahu memahirkan diri dalam bidang yang besar, prosesnya sama. Dari kecil sehingga besar... daripada awal sehingga akhir kita harus melalui prosesnya. Ia persis sebuah pertarungan, ia berlangsung sehingga diri sendiri memilih untuk 'berhenti' dan 'tewas' di dalam proses itu. Atau dia memilih 'tabah', 'mara' dan 'menang!'. Atau paling tidak kita boleh memilih 'berhenti' dan 'bertahan'. 

Begitu juga aku, seharusnya ruangan ini tidak mahu kuakhirkan. Kerana aku sendiri mahu mengambil sikap 'tahan', 'mara' dan 'menang'. Tambahan pula hidupku dan kalian masih ada sambungan. Aku akan cuba mencapai impian selagi keadaan mengizinkan. Selagi nyawa tidak bercerai, bagaimana kisah ini akan berakhir?

Walau bagaimanapun ruangan ini akan diakhirkan. Agar diberi jalan kepada suatu agenda yang lebih baik untuk tampil. Boleh jadi, akan ada lagi waktu untuk kita bersama dalam siri yang akan datang. Siapa yang tahu? Boleh jadi juga, ia ternoktah di sini sahaja.

Cuma aku ingin nyatakan dalam hudud waktu dan keterbatasan ini. Bahawa sememangnya aku cuba menjadikan bicara di ruangan ini sebagai mantera. Sedayanya aku titipkan dengan seni hati agar menjadi nuansa kata. Biar berdegar-degar diksinya menyihirkan atma dan sukma. Tetapi, ia tidak ubah seperti kata retiorik yang mahu meraih simpati. Lagaknya persis rintihan yang merayu hiba kepada pembaca. Tetapi itulah tujuannya, aku mahu menjentik sukma pembaca dengan kata-kata. Aku sadurkan kisah sedih dengan menongkat semangat. Aku lingkarkan kisah perjalanan dengan maklumat. Aku juga titipkan kekecewaan dengan wasiat dan pesanan. Semuanya untuk cuba menyedarkan kalian hidup perlu ada perubahan.

Friday, February 4, 2011

KEJAMNYA ZIONIS

Dunia.. Oh dunia.. tak habis-habis dengan kekejaman sampaikan kanak-kanak yang masih mentah pun sanggup dibunuh tanpa perikemanusiaan. Dipotong sesuka hati tanpa memikiran perasaan kanak-kanak itu.

 Pernahkah terlintas di fikiran kita, Zionis akan melakukan sebegini pada saudara kita? Pernahkah?


PERNAHKAH???